Berita

SPKA Menghadiri Sidang Disertasi Direktur Utama KAI dalam Meraih Gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret

157Views

Jumat (8/8), bertempat di Gedung Ki Hajar Dewantara, UNS Tower, Direktur Utama KAI resmi meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Dalam disertasinya, beliau meneliti keberlanjutan kinerja keuangan KAI yang erat kaitannya dengan strategi manajemen layanan yang terstruktur dan berorientasi pada pelanggan.

Ketua Umum SPKA, ketua DPD 6 Yogyakarta, Ketua DPD 7 Madiun, Ketua DPD 4 Semarang turut menghadiri undangan Direktur Utama KAI. Sekaligus juga mengucapkan selamat atas gelar Doktor yang diraih.

Menggunakan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM), penelitian ini secara mendalam menganalisis pengaruh berbagai faktor operasional, mulai dari kepuasan pelanggan, ukuran perusahaan, pemanfaatan infrastruktur, ketepatan waktu, hingga aspek keselamatan dan keamanan terhadap kinerja keuangan KAI.

Temuan utama menunjukkan adanya hubungan kausalitas jangka panjang antara manajemen layanan dan kinerja keuangan. Dalam jangka pendek, ukuran perusahaan dan manajemen layanan memiliki pengaruh signifikan satu arah terhadap profitabilitas. Artinya, peningkatan kualitas layanan tidak hanya berdampak pada kepuasan pelanggan, tetapi juga berperan penting dalam mendorong performa keuangan yang berkelanjutan.

Seluruh insan SPKA dan KAI memberikan apresiasi atas pencapaian akademik ini, yang sejalan dengan semangat transformasi perusahaan. Direktur Utama KAI tidak hanya memimpin perusahaan melewati tantangan besar, termasuk di masa pandemi, tetapi juga memberikan teladan kepemimpinan berbasis pengetahuan dan riset. Disertasi ini menegaskan bahwa keputusan strategis perusahaan harus berpijak pada data, analisis, dan keberpihakan pada pelayanan publik.

Pandemi menjadi ujian berat bagi sektor transportasi, dengan penurunan volume penumpang, tantangan operasional, dan ketidakpastian global yang menguji daya tahan KAI. Namun, di tengah tekanan tersebut lahir kebijakan-kebijakan yang tangguh dan adaptif. Riset ini memperkuat arah transformasi KAI menuju model bisnis yang berkelanjutan, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Tinggalkan Balasan

two × four =