Berita

Ketum SPKA Ajak Pegawai Kenang dan Doakan Pahlawan KAI di Niru

154Views

Niru Prabumulih, 19 Agustus 2025_ – Untuk mengenang pengorbanan para pahlawan kereta api, Ketua Umum Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA), H. Edi Suryanto, memimpin rombongan pengurus SPKA aktif untuk berziarah ke lokasi kecelakaan tragis di Niru, Prabumulih. Di lokasi yang kini telah berdiri sebuah tugu peringatan, mereka mengenang kembali peristiwa kelam tahun 2012 yang merenggut nyawa empat awak kereta api.

Ziarah ini bukan sekadar kunjungan, melainkan sebuah bentuk penghormatan mendalam. Di depan tugu pahlawan yang didirikan untuk mengenang dua masinis, Jaswir dan Sunaidi, serta dua asisten masinis, Ranggi dan Sajidin, H. Edi Suryanto mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala dan mengirimkan doa terbaik. “Ini adalah bentuk penghargaan kita kepada mereka yang telah berkorban nyawa demi kelancaran operasional kereta api,” ujarnya dengan nada penuh haru.

Dalam sambutannya, H. Edi Suryanto juga menekankan pentingnya menjadikan pengorbanan para pahlawan ini sebagai teladan. Ia berpesan kepada seluruh pegawai KAI agar bekerja dengan mengutamakan keselamatan di atas segalanya. “Tugas kita sebagai pekerja KAI bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kepentingan banyak orang. Sedikit kelalaian bisa berakibat fatal, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi nyawa orang lain,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya kondisi fisik dan mental yang prima saat berdinas. “Istirahat yang cukup sebelum mulai dinas adalah kunci. Jangan sampai bekerja dalam keadaan mengantuk, karena hal itu dapat membahayakan semua pihak,” pesannya.

Sebagai wujud nyata dari komitmen SPKA, H. Edi Suryanto juga menyampaikan pesan khusus kepada manajemen PT KAI. Ia mengupayakan agar anak kandung dari salah satu masinis yang gugur, almarhum Jaswir, dapat diberikan kesempatan untuk menjadi pegawai KAI. “Ini adalah bentuk penghargaan kami terhadap pengabdian almarhum ayahnya. Kami berharap manajemen PT KAI dapat memproses permohonan ini jika yang bersangkutan berkenan,” tutupnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh insan perkeretaapian akan nilai-nilai luhur pengabdian, tanggung jawab, dan keselamatan, yang menjadi pondasi utama dalam menjalankan tugas.

Tinggalkan Balasan

thirteen − 5 =